Penulis : Miftakhun Nidaur Rohmah

           SURABAYA-Maulid Nabi Muhammad SAW adalah sebuah peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang esensinya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Rasulullah. Malam ini, Sabtu (15/10/2022) di Yayasan Bilyatimi Peduli Nusantara, Surabaya.  menggelar Santunan Ibu Janda dan Anak Yatim dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad bersama Ustadz Suadi Nur  yang dihadiri sekitar puluhan anak yatim dan ibu janda di wilayah Dukuh Kupang.

         Pukul 19:00 WIB acara telah dibuka oleh pemandu acara dengan membacakan surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kalamullah oleh salah seorang binaan yatim Bilyatimi dengan khusyu’ dan khidmah. Tak menunggu lama acara dilanjutkan dengan penyampaian mauidhoh khasanah oleh Ustadz Suadi Nur. Dalam ceramahnya Ustadz Suadi menyampaikan sejumlah  akhlak Rasulullah, termasuk kecintaan kepada umatnya. Tuan Guru menegaskan kecintaan Rasulullah kepada umatnya.  Kecintaan Rasulullah diantaranya ditunjukkan dengan  meminta kepada Allah SWT agar seluruh umatnya dijauhkan dari api neraka.

      Dengan penuh antusias jamaah dengan semangatnya mendengarkan serta sesekali tertawa meresapi setiap nasihat yang disampaikan oleh Ustadz Suadi. Beberapa detik kemudian acara ditutup dengan doa dan lantunan mahallul qiyam sembari para jamaah mengambil snack dan uang ribuan rupiah yang menggelantung di atas musholla dan teras yayasan Bilyatimi. Tak hanya itu, di penghujung kegiatan Maulid Nabi tersebut juga telah tersalurkannya santunan sembako dan uang tunai kepada Ibu Janda & Anak Yatim setempat.

        Peringatan Maulid Atau Kelahiran Nabi Muhammad Salallahualaihi Wa Sallam adalah suatu hal yang setiap tahun kita selalu memperingatinya karena rasa cinta kita kepada beliau. Kehidupan manusia tidak hanya untuk umat islam saja tapi seluruh umat manusia, jika kita ingin mencari contoh kehidupan dan pribadi yang paripurna serta yang paling baik sebagai Uswatun Hasanah.  Esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Salallahualaihi Wa Sallam sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Rasulullah.  Kita patut meneladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, serta tindakan yang arif dan bijaksana itulah perilaku yang diwarnai oleh AL Quranul Karim.