BILYATIMI PEDULI NUSANTARA

BERMIMPI DALAM KESADARAN

Penulis : Agus Triyono Syafi’ie, M.Psi

      Era modern saat ini  adalah sebuah era keterbukaan, kesempatan dan peluang terbuka bagi semua orang, tidak terkecuali latar belakangnya apakah mereka anaknya orang kaya atau orang miskin, saat ini mereka dalam level yang sama untuk mendapatkan peluang dan kesempatan yang ada. Oleh karena itu nasehati mereka setiap anak-anak kita untuk mempunyai keyakinan dalam “Big Dreams” karena bisa jadi disanalah jalan kesuksesan mereka di masa depan. Katakan pada mereka bermimpilah setinggi langit maka jatuhnya diantara bintang-bintang di langit.

       Mungkin dalam kenyataan hidup anak-anak kita akan terbentur realitas hidup, kegagalan demi kegagalan akan mereka rasakan, untuk mengatasi hal tersebut ceritakan pada mereka kisah-kisah perjuangan dari orang-orang luar biasa di masa lalu, dan tunjukan pada mereka salah satu tokoh dengan kisah suksesnya, semisalkan Thomas Alfa Edison, dimana dalam kisah hidupnya beliau telah mencerminkan keteguhan hati untuk pantang menyerah, walaupun merasakan 1000 kegagalan, Thomas terus berjuang pantang menyerah, karena bagi dia dari satu ide haruslah diiringi 99 % kerja keras, dengan prinsip tersebut akhirnya Thomas Alfa Edison dikenal sebagai penemu bolam lampu.

        Mempunyai sosok idola sangatlah penting sebagai cermin kita untuk terus yakin dengan Big Dream kita. Oleh karena itu pastikan setiap anak kita mempunyai idola yang tepat, bukan hanya sekedar idola tetapi idola yang akan memberikan inspirasi hidup bagi anak-anak kita saat ini dan kedepan, kisahkan sosok idola tersebut secara terus menerus pada anak kita, sehingga mereka cukup fanatik dengan sosok idola tersebut dan akhirnya memberikan pengaruh positif pada karakter mereka.

        Semua berawal dari pola pikir, jadi dengan kita mengajari sesuatu pada anak-anak kita maka akan mempengaruhi pola pikirnya, ketika kita mengajarkan dengan pola pikir yang kreatif, inovatif dan kritis, maka secara permanen akan membentuk karakter anak kita dengan pola pikir tersebut, dan diyakini dengan karakter yang positif dan ideal maka akan mengantar anak kita untuk meraih kesuksesannya kedepan, oleh karena itu bisa kita dikatakan bahwa kuncinya kesuksesan ada pada karakter yang dimiliki, dan terbentuknya karakter seseorang dipengaruhi oleh pola pikirnya, dalam  istilah lain hal tersebut sebagai konsep diri.

       Konsep diri adalah aspek mental yang akan membedakan kualitas seseorang satu dengan yang lainnya. Pikiran positif adalah faktor yang sangat penting dalam perkembangan aspek mental pada setiap orang, tidak terkecuali pada anak-anak kita, oleh karena itu sangatlah penting bagi setiap orang tua untuk membimbing anak-anaknya untuk berpikir positif. Ajarilah mereka untuk bermimpi dengan mata terbuka, dimana apa yang mereka mimpikan, pikirkan, ucapkan, dan lakukan dalam satu kesadaran yang konsisten, artinya harus selaras antara apa yang diinginkan, pikirkan, ucapkan dan lakukan, semisalkan ketika anak kita bermimpi menjadi pengusaha maka seharusnya apa yang dipikirkan adalah aspek usaha bukan yang lain, begitu juga kaitannya dengan ucapan dan perlakuannya, harus mempunyai korelasi dengan mimpinya untuk menjadi pengusaha sukses.

     Peran orang tua untuk menjadi fasilitator dan katalisator dalam menjaga konsistensitas dan kontiyunitas pola-pola anak kita dalam menjalani mimpi mereka secara sadar, tidak hanya mimpi di siang bolong, tetapi mimpi yang nyata dalam kisah hidupnya. Jadi saya rasa apabilah orang tua menginginkan kesuksesan anaknya, maka mereka wajib untuk memahami ini. Satu hal yang sangat penting sebagai medianya adalah komunikasi yang intens dan ideal, pastikan anak mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi pada orang tuanya, sehingga kita dengan mudah untuk mengdoktrin dan mengarahkan anak-anak kita untuk lebih sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X